DIPENDA NTB BERLAKUKAN SAMSAT "ONLINE" SECARA MENYELURUH

     Mataram (ANTARA) - Dinas Pendapatan Daerah Nusa Tenggara Barat mulai memberlakukan sistem samsat "online" atau pembayaran pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor secara "online" di seluruh wilayah NTB.
     "Sebelumnya samsat 'online' itu hanya berlaku di kabupaten/kota tertentu saja, sekarang sudah menyeluruh di 10 kabupaten/kota di wilayah NTB," kata Kepala Dipenda NTB Lalu Suparman, di Mataram, Sabtu.
     Ia menjelaskan sistem pembayaran PKB "online" merupakan fasilitas "Samsat Link" yang hanya dengan menunjukkan STNK, BPKB dan KTP, wajib pajak langsung dapat membayar pajak tahunan dan pengesahan STNK di berbagai pusat layanan.
     "Samsat Link" merupakan layanan pengesahan STNK, pembayaran PKB dan SWDKLLJ pada Kantor Bersama Samsat dengan menggunakan sistem jaringan interkoneksi dan memungkinkan wajib pajak melakukan transaksi tanpa terikat pada domisilinya.
     Layanan Samsat Link dilaksanakan khusus untuk pengesahan STNK setiap tahun yang dilakukan di luar wilayah Kantor Bersama Samsat bersangkutan, namun layanan "Samsat Link" tidak melayani kendaraan blokir.
     Wajib pajak dapat menguasakan kepada orang lain dengan surat kuasa, dan layanan "Samsat Link" dilaksanakan sampai dengan pembayaran/pengesahan, apabila sampai batas waktu pelayanan hari itu tidak dilakukan pembayaran, maka proses pembayaran dilakukan pada Kantor Bersama Ssmsat asal atau domisili.
     Menurut dia apabila terdapat gangguan komunikasi data, maka pelayanan dapat dilakukan dengan melakukan perekaman data pada "master link", setelah komunikasi data berfungsi maka proses data akan dilakukan rekonsiliasi dengan data induk pada masing-masing Kantor Bersama Samsat.
     "Pemberlakuan samsat 'online' secara menyeluruh itu dilakukan karena tahun ini 10 kabupaten/kota yang ada di wilayah NTB sudah memiliki kantor samsat," ujarnya.
     Kantor samsat berada di tiga lokasi, yakni Kota Mataram, Gerung Kabupaten Lombok Barat, dan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), sudah diresmikan penggunaannya pada 28 Oktober 2009. 
     Samsat Gerung  dipisahkan dari Samsat Mataram yang sebelumnya melayani konsumen dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.  
     Kantor Samsat di daerah otonom baru di NTB yakni Kabupaten Lombok Utara juga telah diresmikan awal November tahun lalu.
     "Khusus Samsat Mataram, akan segera diterapkan sistem pelayanan berstandar ISO 9001:2008," kata Suparman.(*)